Boncel Bersaudara, Importir Narkoba Terbesar di Tanah Air

JAKARTA, KAMIS -- Penangkapan enam tersangka pengedar ekstasi yang membawa 600.000 butir ekstasi, Selasa 26/2), pukul 10.00 di Ruko Perumahan Mutiara Taman Palem, Jakarta Barat sekaligus mengungkap, bukan hanya Boncel yang menjadi pemodal bisnis terlarang ini, tetapi juga seluruh saudaranya.

Demikian disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Narkotika, Ajun Komisaris Besar Yupri, dan Kasat Psikotropika, Ajun Komisaris Besar Hendra Joni, Rabu (27/2) malam. Sebagian kalangan pengusaha hiburan malam di Jakarta yang dihubungi pun, merasa tidak asing lagi dengan nama-nama, Fani, Afon, Boncel, Natalia, Ana, dan Yanto. 

Menurut kedua Kasat, keenam kakak beradik (nama sesuai urutan tertua) ini, sejak tahun 1992 menjadi salah satu importir ekstasi besar. Tahun 2000-an, selain mengimpor ekstasi dari Belanda, mereka juga mengimpor sabu dari China. 
Meski sudah berulang kali dipenjara, mereka tidak jera. Fani misalnya, ”Dia sudah berulangkali terlibat kasus serupa. Sekarang dia mendekam di penjara Tangerang,” ungkap Hendra. Demikian pula Afon yang kini di penjara Nusa Kambangan. ”Selain sudah berulangkali 'masuk' dengan kasus serupa, dia juga pernah dipenjara karena memalsu kartu kredit,” lanjutnya.

Seingat Hendra, barang bukti dalam kasus Narkoba yang mengantar Afon ke Nusa Kambangan, juga tidak sedikit dibanding kasus Boncel. Meski demikian, ”Diantara saudara-saudaranya, Boncel memang paling sukses. Sukses menimbun keuntungan, dan sukses lolos dari aparat,” sela Yupri.

Ana, adik Boncel, dikenal sebagai importir dan pengedar sabu terbesar di Jakarta. ”Jaringan distributornya tidak banyak, tetapi omsetnya besar,” kata Hendra. Yang sedang ”off” urusan Narkoba saat ini, lanjutnya, baru Yanto. Yanto baru saja keluar dari penjara.

Dalam kasus 600.000 butir ekstasi, kata Yupri mengutip pengakuan sejumlah tersangka, pemodalnya Boncel, Natalia, dan Sani alias Ahba, Warga Negara Malaysia. ”Uang Boncel lebih banyak dari uang Natalia. Oleh karena itu, yang mengurus semuanya, Natalia. Bahkan sampai urusan mencari Ruko kontrakan,” ujar Yupri.

Hendra menambahkan, penangkapan keenam tersangka--Siegfried Mets Warga Negara Belanda, Ong Tiong Yoh Warga Negara Singapura, Chen Hoa Yi, Tzu Chiang, dan Li Hao Yi Warga Negara Taiwan, Selasa lalu, membuat para grosir ekstasi rugi. Sebab, bisnis Narkoba selalu dibayar di muka. 
”Mereka sudah terlanjur mentrasfer uang ke rekening Boncel atau Nathalia sebesar minimal Rp 60 milyar, tapi ternyata barang yang hendak diantar, kami sita,” ucap Hendra.

Kedua Kasat mengakui, sulit memburu dan menangkap Boncel yang selain memiliki modal besar, juga memiliki ”jam terbang tinggi” dengan dukungan lingkungan yang kuat.

Menanggapi hal ini, Kriminolog Adrianus Meliala mengatakan, satu-satunya cara membuat Boncel bersaudara jera, adalah memberi hukuman maksimal. ”Pengadilan harus berani memberikan hukuman maksimal dan segera mengeksekusi hukuman tersebut,” tandasnya.

Adrianus mengakui, sulit mengatasi kasus seperti ini. Menurut dia, keluarga-keluarga mafia di Italia, atau Triad di Hongkong, tumbuh dan berkembang dengan proses seperti kelompok Boncel bersaudara ini. ”Di lingkungan keluarga, proses pertukaran nilai menyimpang tumbuh lebih cepat. Hukuman fisik tidak efektif lagi,” paparnya.

Adrianus mengingatkan, Indonesia lebih mudah rapuh dengankasus-kasus seperti ini karena di samping memiliki hukum yang tumpang tindih, juga memiliki aparat hukum yang tidak memadai mengawal penegakan hukum.

4 comments:

Anonymous said...

Hello. And Bye. Thank you very much.

Anonymous said...

Hello. And Bye. Thank you very much.

PUSATOBAT-PRIAPERKASA.COM said...

VIMAX berbagai produk dan metode menawarkan cara membesarkan alat vital dengan cepat dan aman, namun jarang yang benar-benar mampu membesarkan alat vital sesuai klaim mereka. Pada umumnya cara membesarkan alat vital yang ditawarkan tidak memberikan hasil yang diharapkan pria dewasa. Terkadang, berbagai cara tersebut juga tidak memberikan hasil yang permanen. Cara membesarkan alat vital memang berkembang dari sekadar menggunakan minyak atau alat bantu ke metode modern seperti Vimax.

Vimax merupakan cara membesarkan alat vital pria terbaik di dunia saat ini. Obat Vimax ini menjadi sangat popular karena terbukti mampu membesarkan alat vital pria sesuai janji dari Vimax. Ukuran penis akan lebih panjang hingga 4 inci, dan membesar hingga 25%, dan yang terutama hasil yang didapat akan PERMANEN selamanya. Dengan Vimax, pria dewasa dapat memperbesar alat vital tanpa memandang usia…..

VIMAX Herbal (pembesar dan perpanjang penis)

Tersedia :
1.VIAGRA USA no 1
2.SUPER POWER USA Obat Kuat Herbal
3.Obat Kuat Cialis 80mg England
4.Golden Grow USA - Obat Peninggi Badan
5.Perangsang Wanita Spontan
6.VACUM + CREM (Pembesar & Penggencang Payudara)
7.Vacum + Lintah Oil (Pembesar Dan Perpanjang Penis)
8.Alat Bantu Pria (Sextoys) Komplit
9.Alat Bantu Wanita (Sextoys) Komplit

Anonymous said...

Sebaiknya aparat terus aja nempel ke semua jaringan informasi boncel, kalo dimata-matai2 kayak NSA usa pasti mereka mudah hancur betul?
Hanya sayang harga narkotik selalu mahal dan pasti menguntungkan, sayang aparat indonesia belum bisa memurahkan harga narkoba dan merugikan mereka, kalo baru sita sudah rugi harus terus dengan menyitaan barang berharga boncel dan saudaranya pasti mereka mudah rusak. Selamat berjuang terus yahpara penegak hukum narkotik!!!