Bidang Studi Intelijen

Apa sebenarnya yang wajib dipelajari dalam studi intelijen secara akademik?

Pertanyaan itu terus menggelitik hati dan pikiran saya sejak Pak Hendropriyono menggagas dan akhirnya mewujudkan sekolah Intelijen setingkat S1 dan S2 beberapa tahun silam. Tanggung jawab dalam mencetak kader intelijen yang memiliki kapasitas kesarjanaan yang tinggi secara akademis terus membayangi sekolah Intelijen. Karena saya tidak bisa ikut campur dalam penyusunan kurikulum maupun penyelenggaraan sekolah tersebut, maka saya akan ungkapkan apa-apa yang wajib dipelajari dalam studi intelijen berdasarkan survey internet dan pengalaman sekolah saya, sbb:


Konteks studi intelijen seyogyanya lebih luas dari studi politik, ekonomi, hubungan internasional, kebijakan luar negeri, hukum internasional, kriminologi, etika, psikologi, dan usaha-usaha negara bangsa dalam memelihara keamanan politik, sosial, ekonomi, dan militer. Dengan kata lain studi intelijen bersifat multidisplin.
Sebagai pondasi, diperlukan studi logika, matematika dan statistik serta dasar-dasar ilmu alam, filsafat manusia dan filsafat ilmu pengetahuan, geografi, dan sejarah dunia.
Sebagai pengetahuan praktis dan teknis perlu dikembangkan spesialisasi khusus seperti bahasa asing, fotografi dan teknologi audio video, ilmu komputer, teknologi komunikasi, dan teknologi sistem pengamanan. 
Sebagai pilihan studi bisa disusun berdasarkan area studies (kajian wilayah/kawasan misalnya Asia Tenggara) atau issues studies (kajian masalah misalnya Terrorisme).
Sebagai studi utama, tentu saja tetap mengajarkan dasar-dasar intelijen mulai dari internal security sampai pada analisa intelijen strategis tingkat advance.

Dalam waktu studi 4-5 tahun tentu saja variasi studi yang bisa disusun dalam sebuah kurikulum studi intelijen bisa diperluas ke bidang-bidang lain yang juga menjadi perhatian intelijen, bisa juga memasukkan studi lingkungan hidup, studi tentang gerakan NGO, studi tentang analisa psikologi (khususnya tentang personality), teori komunikasi beserta teknik praktisnya, dll.

Semoga saja, sahabat Blog I-I yang sedang atau sudah menempuh studi intelijen baik yg S1 maupun S2, juga mendapatkan apa yg saya tuliskan di atas. Karena dengan demikian, saya yakin cukup memadai untuk menjadi dasar dalam melangkah secara mantap dan profesional khususnya dalam melaksanakan tugas serta meningkatkan kapabilitas organisasi intelijen secara umum.


Catatan dari saya tersebut di atas bisa jadi masih sangat kurang. Bila ada yang ingin menambahkan ide silahkan.

Sekian

No comments: