Intai Kos Syaifudin & Syahrir, Polisi Ngaku Hendak Ukur Tanah

Jakarta - Aksi penggerebekan di sebuah tempat kos dua lantai di Ciputat, 300 meter dari kampus UIN Syarif Hidayatullah, telah usai. Densus 88 ternyata telah melakukan pengintaian terhadap kos tersebut.

"Jadi kemarin ada 4 orang intel yang sudah mengintai rumah kos-kosan," ujar kepala keamanan setempat, Mumuh, kepada wartawan di dekat kosan yang beralamat di Gang Semanggi RT 2 RW 3 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat (9/10/2009).

Karena diminta warga untuk menanyai 4 orang mencurigakan tersebut, Mumuh akhirnya menemui keempatnya di sebuah warung yang berjarak 20-30 meter dari kos-kosan.

"Dua orang bilang kepada saya kalau mereka mau mengukur tanah. Lalu dua orang lagi minta saya untuk salat Jumat dulu, nanti usai salat katanya saya akan tahu siapa mereka," terangnya.
"Dan setelah salat, saat peristiwa itu, ternyata mereka internasional (intel-red). Akhirnya saya disuruh jaga biar warga tidak mendekat ke kos-kosan," cerita dia.

Mumuh mengaku tidak pernah sama sekali bertatap muka dengan dua tersangka yang tinggal di kos tersebut. Dikatakan dia, penghuni kos itu memang tidak pernah membayar uang keamanan maupun uang kebersihan, karena sudah ada yang mengurus yaitu si penjaga kos, Rusmini atau yang biasa dipanggil Budhe.
(nvc/irw)

Hati-hati banyak sekali penipuan oleh mafia di internet dan kami tidak menjamin iklan ini jujur !!!

0 comments: