VIVAnews - Ekonom Senior Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan menganggap nama-nama yang akan muncul dalam tim ekonomi kabinet Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono merupakan bagian dari mafia Berkeley.
Nama-nama seperti Sri Mulyani Indrawati, Anggito Abimanyu, Chatib Basri dan Raden Pardede masih merupakan satu kubu di bawah payung Beodiono.
Mereka adalah reinkarnasi Mafia Berkeley dengan sang Godfather Boediono.
"Kalau dulu kan Widjojo, sekarang Boediono," kata dia di Jakarta, 15 Oktober 2009.
Dulu, di jaman Soeharto, geng tim ekonomi Lapangan Banteng, kantor pusat Menko Perekonomian memang dikenal sebagai Mafia Berkeley karena alumni dari University of California, Berkeley.
Mereka dipimpin oleh begawan ekonomi Widjojo Nitisastro, dengan anggota JB Sumarlin, Ali Wardhana, Emil Salim dan Dorodjatun Kuntjoro-jakti. Mereka adalah dosen-dosen ekonomi UI dan dianggap sebagai penganut paham yang cenderung mengarah ke ekonomi liberal.
Boediono, meskipun dari UGM dan bukan jebolan universitas yang sama juga dianggap bagian dari mafia tersebut. Ketika itu, Boediono dianggap menjadi murid mereka karena menjabat Direktur BI yang saat itu BI masih bagian dari Dewan Moneter, belum independen seperti sekarang.
Sedangkan, Sri Mulyani, Chatib Basri yang juga jebolan UI merupakan murid para ekonom Mafia Berkeley. Sri Mulyani memperoleh gelar doktor dari University of Illinois Urbana Champaign, USA. Chatib memperoleh gelar PhD bidang ekonomi pada 2001 dari Australian National University.
Akan halnya, Anggito Abimanyu dan Raden Pardede juga jebolan dari perguruan tinggi Amerika Serikat. Anggito adalah Doktor Ekonomi jebolan University of Pensylvania. Sedangkan, Raden Pardede adalah doktor ekonomi lulusan sebuah universitas di Boston, Amerika Serikat.
Sumber:
http://bisnis.vivanews.com/news/read/97507-reinkarnasi_mafia_berkeley_pimpinan_boediono
Hati-hati banyak sekali penipuan oleh mafia di internet dan kami tidak menjamin iklan ini jujur !!!
0 comments:
Post a Comment