Himbauan Aparat Tentang pemilu 2014

Hanny L Ticoalu

1. Assalamualaikum wrwb.

2. Saudara saudara sebangsa se tanah air, Teman2 Pers yang saya hormati. Proses Pemilihan Umum sudah dilaksanakan sejak tadi pagi diseluruh Indonesia. Pukul 14 00 tadi saya dan Kapolri melaksanakan Tele Konferens dengan Polda dan Kodam seluruh Indonesia. Secara umum sampai dengan pkl 1500 saya meninggalkan Mabes Polri situasi Kamtibmas seluruh Indonesia dalam keadaan aman dan terkendali. Proses pencoblosan telah dilakukan dengan tertib, aman dan lancar.

3. Saat ini sudah dilakukan penghitungan di TPS TPS yang hasil resmi finalnya akan disampaikan KPU tgl 22 Juli nanti.

4. Yang saat ini sudah di sampaikan kepada publik melalui media massa adalah hasil Quick Count atau hasil Hitungan Cepat oleh Lembaga2 Survey yang jumlah nya cukup banyak. Perlu dipahami hasil Hitungan Cepat atau Quick Count ini bukan lah HASIL AKHIR dari proses pencoblosan hari ini.

Sdr sdr sekalian

5. Realitas Hasil Hitungan Cepat oleh Lembaga Lembaga Survey yang ada saat ini terbelah menjadi 2. Ada lembaga2 Survey yang memenangkan Calon no 1 , disatu pihak ada Lembaga2 Survey yang menyatakan pemenangnya Calon no 2. Lebih lanjut dari itu Ibu Megawati dan Bp Prabowo Subiyanto masing2 juga menyatakan Kemenangannya yg disiarkan melalui media massa.

6. Saudara saudara sekalia. Atmosfir, temperatur maupun tension yang selama 6 bulan terakhir ini, tentunya harus sgra diakhiri. Kembali lagi kita menjalani kegiatan dan kehidupan dengan damai, jauh dari debat, polemik, adu pernyataan/statement, maupun tindakan2 lain yang tidak bermanfaat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Akan tetapi, melihat dinamika yang ada, dengan adanya "double claim" kemenangan yang disampaikan kubu kedua calon perlu antisipasi2 agar tidak terjadi hal2 yang tidak kita inginkan.

Pertama. Masing masing kubu hendaknya dapat menahan diri untuk tidak melakukan pernyataan2 dan tindakan2 yang tidak tidak perlu yang justru kontra produktif terhadap upaya2 kita bersama menjaga suasana yang tertib aman dan damai.

Kedua. Perlu dipahami hasil Hitungan Cepat bukanlah hasil resmi hitungan suara. Hasil resmi hanya disampaikan oleh KPU yg akan di sampaikan pada tgl 22 juli yad.

Ketiga. Terkait dengan terbelahnya hasil Hitungan cepat yg disiarkan oleh media massa, Kepada kedua kubu diminta untuk tidak mengerahkan pendukung2nya ke jalan jalan, untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal2 yg tentunya tidak kita inginkan. Peran para pimpinan maupun koordinator di tiap2 kubu sangat penting untuk menjaga situasi, keamanan, dan kenyamanan sehingga masyarakat yang jauh lebih banyak tidak dirugikan.

Keempat. Marilah kita sikapi hasil perolehan sementara ini dengan bijak, dengan kepala dingin, dan tidak melakukan hal2 yang justru bertentangan dengan demokrasi. Moment ini adalah implementasi dari demokrasi, oleh karena itu segala tindakan kita haruslah sesuai dengan roh demokrasi itu sendiri. Hindari tindakan2 anarkis, merusak, membakar, berkelahi maupun kekerasan horizontal, karena tindakan itu adalah tindakan melawan hukum. Jawabannya tentu nya adalah penegakan hukum.

Kelima. Kepada aparat Polri didukung TNI harus tetap siaga satu untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh tanah air. Teruslah bersiaga dan waspada. Laksanakan deteksi, penginderaan dan tindakan dini terhadap setiap tindakan2 yang justru bertententangan dengan demokrasi itu sendiri, kekerasan horisontal, pembakaran, perusakan dan yg lain2. Yang ruginadalah kita semua, rakyat indonesia.

Keenam. Kepada tim sukses, pendukung dan simpatisan kedua calon agar bisa saling menjaga diri untuk tidak terpancing terhadap provokasi2, justru harus ikut membawa suasana menjadi aman dan damai. Hindari perselisihan2 maupun pertengkaran2 yang justru merugikan kita semua.

Ketujuh. Semua itu sudah berlalu...mari kita menunggu hasil resmi KPU nanti tgl 22. Marilah kembali kita merajut persaudaraan, persahabatan, kedamaian kita yang dalam bbrp bulan terakhir ini sangat dinamis.

No comments: